Senin, 01 Desember 2008

dirimu

::Tiada kuduga ia hanya diam, mengatupkan bibirnya,dan menundukkan kepalanya.Langkah gontainya terlihat lelah,beban menggelayut di bahunya,tapi ia memilih diam.


Oh cinta,


Apa yang harus ku perbuat? Haruskah ku menangisi jalan yang kupilih sendiri?Tangannya menggapai digenggamnya erat disentuhnya penuh takzim dan rindu


Andai ada yang bisa mendengar rintihan lirih dalam hati


Apakah benar ini hidupku?Ia menatap tubuh bersalut putih itu


Sungguh rindu telah membelit hatinyaTapi ia hanya bisa diam.Apakah ku bahagia?Apakah ini yang kumau?Isak pelannya terdengar.Laki - laki angkuh sombong yang hanya mementingkan dirinya sendiri dan tak pernah merasakan keluh kesah sahabatnya yang sangat membutuhkannya.


Berdamai dengan dirinya, berdamai dengan hatinyaBersabar dengan takdirnya, bersabar dengan hidupnya Karena airmata tak akan abadi.

Tidak ada komentar: